Selasa, 15 Oktober 2013

hal yang membuat orang sering lupa !

Sering lupa dan sulit mengingat
sesuatu? Bisa jadi, ada masalah yang
membuat sistem perekam otak Anda
terganggu.

Jika Anda punya kebiasaan lupa
sebaiknya jangan disepelekan. Cari
tahu apa penyebab Anda mudah lupa
lewat delapan tanda berikut ini :
1. Kadar gula darah tinggi
Penyimpanan memori bisa terganggu
akibat tingginya gula darah Anda.
Awas, kondisi ini bisa menggangu
bagian otak yang berhubungan
dengan memori. Jika memiliki riwayat
keluarga penderita penyakit kencing
manis, sebaiknya kendalikan asupan
gula Anda. Lakukan juga tes gula
darah secara rutin. Dan, jangan lupa
menjaga pola makan sehat serta tetap
aktif. Jalan kaki adalah salah satu
alternatif efektif mencegah diabetes.
2. Kurang Istirahat
Otak mengandalkan aktivitas tidur
untuk menyimpan memori baru.
Dalam sebuah penelitian, responden
yang tidur enam jam setiap malam
selama dua minggu mungkin tidak
merasa kurang tidur. Namun, setelah
dilakukan tes memori secara
substansial, hasilnya mereka sulit
mengingat memori jangka pendek.
Pertajam daya ingat Anda dengan
membuat prioritas istirahat yang
cukup. Jika Anda tidak bisa, coba
lakukan tidur pendek selama enam
menit saat tubuh terasa lelah. Cara ini
bisa meningkatkan kinerja dan
memicu proses memori penting dalam
otak.
3. Mendengkur
Mendengkur tak hanya mengganggu
kualitas tidur, tapi juga bisa
menurunkan daya ingat. Saat tidur
mendengkur, saluran napas Anda akan
terblokir, sehingga memotong
oksigen beberapa detik pada suatu
waktu dan menyebabkan sel-sel otak
‘kelaparan’. Menurut penelitian, pria
lebih sering mendengkur
dibandingkan wanita. Dan, faktor
risiko lainnya, kebiasaan ini bisa
muncul karena kelebihan berat badan
atau berusia lebih dari 40 tahun. Nah,
jika Anda atau pasangan punya
kebiasaan mendengkur, sebaiknya
Anda berkonsultasi pada dokter. Anda
mungkin perlu memakai perangkat
khusus untuk mengatasi mendengkur
saat tidur agar aliran oksigen bisa
lancar menuju otak. Dengan begitu,
daya ingat Anda bisa kembali
meningkat.
4. Metabolisme menurun
Jika hal ini terjadi, kemungkinan Anda
memiliki masalah tiroid. Hormon
tiroid mengontrol metabolisme tubuh.
Bila produksinya terlalu banyak atau
terlalu sedikit dapat mengganggu sel-
sel otak, yang dapat memperlambat
masuknya informasi ke otak. Solusi:
tak ada salahnya Anda memeriksakan
diri ke dokter untuk mengatasi
masalah ini.
5. Usia lebih dari 65 tahun
Di usia ini, manusia akan lebih sulit
untuk menyerap vitamin B12 dari
makanan. Kekurangan B12 serius dapat
menyebabkan penyakit Alzheimer
atau pikun. Karena itu, seiringnya
bertambah usia, lakukan konsultasi
dengan dokter untuk mengetahui cara
meningkatkan asupan B12, misalnya
dengan suplemen. Selain manula,
penganut vegetarian juga seringkali
kekurangan vitamin B12.
6. Mengalami depresi
Penderita depresi berat juga
mengalami gangguan pada sel-sel
otak. Bahkan, ketika depresi
berlangsung, ada kemungkinan
kondisi ini bisa membunuh sel-sel
otak, sehingga menyebabkan daya
ingat ‘merosot’. Solusinya, segera
cari pengobatan. Pasalnya, makin
banyak sel-sel otak yang ‘hilang’,
daya ingat akan makin sulit
ditingkatkan.
7. Mengonsumsi obat alergi atau pil
tidur
Obat-obatan untuk mengatasi masalah
seperti insomnia, alergi, dan
gangguan perencanaan, ternyata juga
juga bisa menyebabkan fungsi otak
terganggu. Maka itu, sebelum
mengonsumsi obat ini sebaiknya
konsultasikan dulu pada dokter agar
daya ingat Anda tidak ikut terganggu.
8. Terlalu banyak kosumsi obat
Jika mengonsumsi lima atau lebih
obat, Anda berisiko tinggi mengalami
gangguan daya ingat. Karena itu,
pastikan dokter tahu semua obat yang
Anda konsumsi. Jika sebuah iklan
farmasi tampak menggiurkan, jangan
langsung tergoda. Sebaiknya
minimalkan konsumsi obat bebas atau
hanya konsumsi obat sesuai dengan
resep.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar